SUBNETTING?
Subnetting adalah
teknik memecah suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan
cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru.
Subnetting merupakan teknik memecah network menjadi beberapa subnetwork yang lebih
kecil. Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP addres kelas A, IP Address
kelas B dan IP Address kelas C. Dengan subnetting akan menciptakan beberapa
network tambahan, tetapi mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap
network tersebut.
Fungsi subnetting
antara lain sbb:
1.
Mengurangi lalu-lintas jaringan, sehingga data yang lewat di perusahaan
tidak akan bertabrakan (collision) atau macet.
2.
Teroptimasinya unjuk kerja jaringan.
3.
Pengelolaan yang disederhanakan.
4.
Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang menjauh,
Cara menentukan kelas pada subnetting

Penerapan pada soal subnetting
Soal :
10.0.0.0/18
132.162.0.0/24
192.168.1.0/26
Jawaban dan penjelasan
Soal 1 10.0.0.0/18 merupakan kelas A karena range atau
jarak kelas A adalah 1-126 kemudian memiliki subnet mask 18.setiap kolom
memiliki 8 bit(lihat gambar atas) jadi jika 18 sebagai berikut
|
IIIIIIII
|
IIIIIIII
|
II000000
|
00000000
|
Setiap I yang
penuh 8 bernilai 225,
Untuk kasus yang kita kerjakan adalah kelas A maka
memiliki 3 kolom(hitung kolom dari belakang) kemudian jumlahkan I yang berada
di 3 kolom tadi = 10 dan jumlahkan 0 =14
Maka 10.0.0.0/18 mempunyai hasil 225.225.192.0 (lihat
tabel atas)
Cara menghitung
Diketahui x=10 y=14 z=192
Jumlah subnetting = 2x =210=1024
Jumlah persubnett= 2x-2 =214-2=16382
Block subnet=256-z =256-192=64 berkelipapatan 64,128
dst
Alamat broadcast
|
subnet
|
10.0.0.0
|
10.0.64.0
|
sampai
|
|
Host
pertama
|
10.0.0.1
|
10.0.64.1
|
|
|
Host
terakhir
|
10.0.63.254
|
10.0.127.254
|
|
|
Broadcast
|
10.0.63.255
|
10.0.127.255
|
10.225.225.225
|
Soal 2 132.162.0.0/24 merupakan kelas B karena range
atau jarak kelas B adalah 128-191 kemudian memiliki subnet mask 24.setiap kolom
memiliki 8 bit(lihat gambar atas) jadi jika 24 sebagai berikut
|
IIIIIIII
|
IIIIIIII
|
IIIIIIII
|
00000000
|
Setiap I yang
penuh 8 bernilai 225,
Untuk kasus yang kita kerjakan adalah kelas B maka
memiliki 2 kolom(hitung kolom dari belakang) kemudian jumlahkan I yang berada
di 2 kolom tadi = 8 dan jumlahkan 0 =8
Maka 132.162.0.0/24 mempunyai hasil 225.225.225.0 (lihat
tabel atas)
Cara menghitung
Diketahui x=8 y=8 z=225
Jumlah subnetting = 2x =28=256
Jumlah persubnett= 2x-2 =214-2=254
Block subnet=256-z =256-255=1 berkelipapatan 1,2,3,4
dst
Alamat broadcast
|
subnet
|
132.162.0.0
|
132.162.2.0
|
sampai
|
|
Host
pertama
|
132.162.0.1
|
132.162.2.1
|
|
|
Host
terakhir
|
132.162.1.254
|
132.162.3.254
|
|
|
Broadcast
|
132.162.1.255
|
132.162.3.255
|
132.162.255.255
|
Soal 3 192.168.1.0/26 merupakan kelas C karena range
atau jarak kelas C adalah 192-223 kemudian memiliki subnet mask 26.setiap kolom
memiliki 8 bit(lihat gambar atas) jadi jika 26 sebagai berikut
|
IIIIIIII
|
IIIIIIII
|
IIIIIIII
|
II000000
|
Setiap I yang
penuh 8 bernilai 225,
Untuk kasus yang kita kerjakan adalah kelas A maka
memiliki 1 kolom(hitung kolom dari belakang) kemudian jumlahkan I yang berada
di 1 kolom tadi = 2 dan jumlahkan 0 =6
Maka 192.168.1.0/26 mempunyai hasil 225.225.225.192 (lihat
tabel atas)
Cara menghitung
Diketahui x=2 y=6 z=192
Jumlah subnetting = 2x =22=4
Jumlah persubnett= 2x-2 =26-2=62
Block subnet=256-z =256-192=64 berkelipapatan 64,128
dst
Alamat broadcast
|
subnet
|
192.168.1.0
|
192.168.1.64
|
sampai
|
|
Host
pertama
|
192.168.1.1
|
192.168.1.65
|
|
|
Host
terakhir
|
192.168.1.63
|
192.168.1.127
|
|
|
Broadcast
|
192.168.1.64
|
192.168.1.128
|
192.168.1.225
|
jika ada kesalahan mohon comment dibawah terimakasih!!!!!

Comments
Post a Comment